Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Agustus 2015

HARGA LAPTOP MULAI NAIK

HARGA LAPTOP MULAI NAIK

MALANG – Pelemahan rupiah terhadap dollar AS yang terhitung lama dan bertahan di kisaran (saat ini) Rp 13.700 telah berimbas ke berbagai sektor bisnis. Tak terkecuali penjualan barang impor seperti laptop dan personal computer yang mengalami kenaikan harga, terutama produk yang menggunakan dollar sebagai patokan harganya. Malahan, posisi yang mendekati Rp 14 ribu, dikhawatirkan akan berpengaruh pada harga di triwulan terakhir tahun ini.

Customer Service Branded IT Store Cyber Mall, Eki Anggraini mengatakan, harga laptop terimbas pelemahan rupiah. “Terutama laptop yang penjualannya dengan kurs dollar. Pasti turut naik harganya dan otomatis customer mesti menyiapkan budget lebih besar ketimbang biasanya,” katanya.

Menurut dia, tahun ini harga jual beberapa brand yang sangat terpengaruh seperti Asus, Sony, dan HP. Sebab beberapa item produk vendor tersebut menggunakan patokan dollar. Dia merinci, sejatinya harga sudah mengalami kenaikan sejak triwulan pertama lalu. Medio Maret 2015, ada kenaikan sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. Harga kembali berubah, ketika dollar masih juga perkasa terhadap rupiah. “Ada kenaikan lagi di bulan Mei, kisarannya sama dengan kenaikan yang pertama,” beber dia kepada Malang Post.


PERTALITE SEGERA DIJUAL DI SPBU

PERTALITE SEGERA DIJUAL DI SPBU

MALANG - Kehadiran BBM jenis baru bernama Pertalite di beberapa SPBU di Malang Raya membuat pengusaha Migas mulai bersiap untuk mengalokasikan area bisnisnya untuk menjual Pertalite. Pasca 12 SPBU pertama telah menjual bahan bakar dengan Oktan 90 itu, segera dijadwalkan ada tambahan SPBU baru di bulan ini.

"Dalam waktu dekat ini, pasti sudah bertambah. Sebab, banyak pengusaha yang tertarik menjual Pertalite," ujar Ketua Hiswana Migas DPC Malang, Yusuf Hermana.Menurut dia, bahkan di pekan ini sudah bisa bertambah. Sebab, beberapa SPBU yang masuk kategori siap, tinggal menunggu keputusan dari Pertamina untuk turut menjual BBM dengan harga Rp 8.400 per liter tersebut.