Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2015

UPAYA SDN KEPANJEN 01 MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIDIK, WAJIB ISTIGHOSAH SEBELUM KEGIATAN BELAJAR DIMULAI

UPAYA SDN KEPANJEN 01 MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIDIK, 
WAJIB ISTIGHOSAH SEBELUM KEGIATAN BELAJAR DIMULAI

Suasana SDN Kepanjen 01, sekolah yang terletak di Jalan Kawi Nomor 30 terasa begitu menyenangkan. Saat jam istirahat, siswa-siswi terlihat riang gembira. Ada siswa yang makan bekal makanan, ada juga yang bermain di halaman. Tapi ternyata, ada rutinitas lain yang biasa dilaksanakan di sekolah tersebut.


Setiap jam istirahat, musholla sekolah penuh oleh siswa yang melakukan shalat dhuha berjamaah. Ini menjadi salah satu kebijakan dari sekolah yang sudah dilakukan beberapa tahun belakangan.

Bahkan, sebelum shalat dhuha, tepatnya sebelum kegiatan belajar mengajar dilakukan, siswa bersama gurunya selalu melakukan istighosah. Sebagai penutup, sebelum pulang sekolah, shalat dhuhur berjamaah juga digelar di sekolah.

Rabu, 05 Agustus 2015

MOS AJARKAN KEPEKAAN DAN KEPEDULIAN SOSIAL

MOS AJARKAN KEPEKAAN DAN KEPEDULIAN SOSIAL

SINGOSARI - Masa Orientasi Siswa (MOS) banyak digelar di sekolah-sekolah. Salah satunya juga digelar di SMKN 1 Singosari, selama lima hari. Kemarin, Bupati Malang H. Rendra Kresna menutup MOS SMKN 1 Singosari di Lapangan Desa Lang-Lang, Kecamatan Singosari.

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ini mengapresiasi penyelenggaraan MOS yang juga sekaligus diadakan bakti sosial (Baksos). “Melalui kegiatan sosial ini, menumbuhkan rasa kepedulian dari para peserta didik, terhadap kalangan yang tidak mampu,” ujarnya Rendra kepada Malang Post, kemarin.


Dijelaskannya, kepekaan dan kepedulian sosial perlu ditumbuhkan terhadap generasi pemuda dan peserta didik. Hal itu yang menjadi penting, karena jiwa sosial harus tertanam sejak dini, utamanya terhadap kalangan yang tidak mampu.

Jumat, 31 Juli 2015

RATUSAN SDN DI KAB.MALANG TANPA KEPALA SEKOLAH

Ratusan SDN di Kab Malang Tanpa Kepala Sekolah

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Sedikitnya 130 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Malang tidak mempunyai Kepala Sekolah (Kasek). Kepastian itu terungkap saat Rapat Kerja (Raker) Kasek se-Kabupaten Malang yang diselenggarakan Dinas Pendidikan setempat.
Menanggapi kekurangan kasek tersebut, Bupati Malang Rendra Kresna usai membuka raker kasek di Rumah Makan Bojana Puri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (21/5/2013) siang mengatakan, dalam waktu dekat 130 jabatan Kasek SDN yang kosong akan diisi. “Insya Allah dalam minggu-minggu ini 130 SDN yang tidak ada kaseknya akan kita penuhi,” tegas Rendra.

Kamis, 30 Juli 2015

27 PENYANDANG DISABILITAS BERSAING MASUK UB

27 PENYANDANG DISABILITAS BERSAING MASUK UB

Gambar Dikutip Dari : http://www.malang-post.com/images/stories/Edupolitan/3007-SPKPD-Difabe.gif

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) Malang gelar seleksi Program Khusus Penyandang Disabilitas (SPKDB), kemarin. Sebanyak 27 calon mahasiswa tersebut mengikuti serangkaian kegiatan tes yang akan dilakukan hingga hari ini. Ketua Seleksi Program Khusus Penyandang Disabilitas (SPKDP) UB Wahyu Asri Widodo M. Hum., berujar, sebanyak 27 peserta mulai hari ini tengah mengikuti serangkaian tes. Menurutnya, terjadi peningkatan jumlah mahasiswa difabel yang diterima di UB tiap tahunnya. Pada 2012, mahasiswa disabilitas yang diterima 15 orang, 2013 sebanyak 19 orang, 2014 sebanyak 21 orang dan tahun ini, Wahyu menambahkan, akan menerima sebanyak 20 mahasiswa.