Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 September 2015

SEMPAT HILANG KONSENTRASI SAAT BERTANDING


MALANGTIMES - Pemain Arema sempat hilang konsentrasi saat tertinggal satu angka melawan Persela, di stadion Kanjuruhan Selasa (1/9/2015). 

Salah satu pemain Arema, Fabiano Beltrame mengaku sempat hilang konsetrasi saat bermain. Para pemain akhirnya terus melakukan menyerang sejak tertinggal satu angka, selama dua babak berlangsung.

Kita sempat hilang konsentrasi sat tertinggal satu angka," kata Fabiano Beltrame

Pada masa injuri time, Arema berhasil mencari celah dan mencetak angkan melalui aksi Luncine Kone, pemain yang baru saja ikut bergabung dengan Singo Edan. (*)


PELATIH KURANG PUAS DENGAN HASIL PERTANDINGAN


MALANGTIMES - Arema berhasil menahan imbang Persela, 1-1 dalam laga Grup B Piala Presiden, Selasa (1/8/2015), di Stadion Kanjuruhan. Pelatih kurang puas dengan hasil yang diperoleh. 

Pelatih Arema, Joko Susilo menjelaskan kondisi pemain cukup memenuhi standar pemain, meski dalam pertandingan Arema hanya berhasil menahan imbang. Pelatih yang dalam pertandingan mengubah strategi karena kebobolan satu angka di babak pertama, membuat konsentrasi pemain Arema. 

"Kami berikan variasi permainan mulai dari penyerangan, pertahanan, semua sudah kami berikan ke pemain di sesi latihan," kata Pelatih Joko Susilo.

"Faktor nasib, tidak ada yang tahu. Soal hasilnya memang kurang memuaskan," kata pria yang disapa Gethu ini. 

Selain itu, tim pelatih juga akan segera membenahi kekurangan dalam pertandingan ini. Evaluasi ini diharapkan dapat mempersiapka Arema yang akan melawan Sriwijaya, Sabtu (5/9/2015) mendatang. (*)

Selasa, 01 September 2015

AREMA AKAN PENUHI AMANAH ALMARHUM SUHARNO


MALANGTIMES - Arema siap menjalankan amanah yang diberikan Suharno, membawa gelar juara Piala presiden. Meskipun ditinggalkan pelatih sebelum bermain di Piala Presiden, Singo Edan tak mau pupuskan harapan almarhum.

Pelatih Arema Joko Susilo menyatakan tim sudah siap menjalankan amanah yang diberikan almarhum pelatih sebelum meninggalkan Arema.

Kami akan berusaha menjalankan amanah almarhum pak harno di Piala Presiden ini," kata pria yang akrab disapa Gethuk saat jumpa pers, Senin (31/8/2015).

Dalam peetandingan pertama, Arema akan menghadapi Persela pada laga kedua pukul 19.00 WIB yang di gelar di Stadion Kanjuruhan, Selasa (1/9/2015). Tim pelatih juga akan menggelar persiapan latihan terakhir pada sore ini untuk mematangkan kondisi fisik pemain sebelum menghadapi pertandingan besok.  (*)



Senin, 31 Agustus 2015

GETHUK BAKAL CORET PEMAIN TAK SIAP

MALANG – Arema Cronus bakal menggelar sesi latihan terakhir sebelum pertandingan lawan Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, besok malam, kick off 18.00 WIB. Skuad Singo Edan yang kini diperkuat Morimakan Koita dan Lancine Kone itu bakal mematangkan strategi untuk seluruh pertandingan Piala Presiden. Pemain yang tak siap bakal dicoret dari daftar susunan pemain (DSP) laga itu.

Pelatih Arema, Joko “Gethuk” Susilo mengatakan, Kone-Koita membutuhkan pemahaman strategi yang lebih banyak ketimbang anggota skuad lain.

Pasalnya, mereka baru saja gabung dua hari. Otomatis butuh tambahan pemantapan strategi. Ini di luar kebiasaan Arema,” kata Gethuk kepada Malang Post, kemarin.
Menurut pelatih berlisensi B AFC ini, Kone-Koita baru saja melahap satu kali latihan bersama Dendi Santoso dkk. Meskipun keduanya pemain bagus, satu kali sesi bersama skuad Arema tidak cukup untuk memahami strategi permainan Arema.

Karena itu, sore ini Arema bakal menggembleng Kone-Koita untuk mengejar ketertinggalan pemahaman strategi. “Biasanya, kita H-2 melakukan strategi, dimaintenance H-1. Tapi, kita ingin duo pemain baru maksimal, karena itu kita beri pemahaman strategi lagi,” sambung Gethuk.

Menurut pelatih asal Cepu ini, ia tidak akan memainkan pemain yang tidak siap saat pertandingan lawan Persela Lamongan. Karena baru satu kali latihan, Gethuk belum bisa menentukan apakah Kone-Koita bisa dimainkan sejak awal lawan Persela.

Kita akan melihat kondisi terakhir pemain, baik saat latihan sore besok (hari ini), serta pagi hari jelang pertandingan. Kita akan selalu menurunkan pemain yang paling siap. Tak terkecuali, untuk pertandingan lawan Persela,” sambung Gethuk.

Terkait Persela, Gethuk menganggap Persela sebagai tim sesama Jawa Timur yang berbahaya. Dengan gaya main yang keras dan lugas, laga perdana Arema di Piala Presiden bakal menarik.(fin/ary)

PELATIH AREMA TERKESAN MELIHAT KONDISI PEMAIN ASING


MALANGTIMES - Pelatih Arema terkesan melihat kondisi dua pemain Afrika, Lancine Kone dan Morimakan Koita. Dua pemain asing Arema yang baru didatangkan ini, langsung mengikuti program latihan bersama anggota tim yang lain.
Pelatih Arema, Joko Susilo, terkesan dengan kondisi ada duo Afrika yang baru masuk tim, kondisinya tidak terlalu buruk meski tidak ada kompetisi. Pelatih juga melihat dua pemain ini, dapat menjaga kondisi fisiknya dengan baik.
"Saya tidak menduga mereka masih bisa menjaga kondisi selama tidak ada kompetisi," kata Joko Susilo, Minggu (30/8/2015).
Dua pemain yang biasa bermain di posisi gelandang ini, sudah mengikuti program latihan yang sama dengan anggota tim yang lain. Selain itu, pelatih juga berharap dua pemain ini dapat disiapkan dengan baik jelang Piala Presiden.
"Awal latihan kita berikan program rekondisi sebentar, setelah itu kita beri porsi latihan yang sama," jelasnya. (*)

Sabtu, 29 Agustus 2015

BUPATI RENDARA BUKA TURNAMEN BADMINTON SIWO PWI


MALANGTIMES - Bupati Malang, H Rendra Kresna membuka turnamen badminton dan tenis meja Bupati Cup I 2015 antar wartawan se-Malang Raya, Sabtu (29/8)

Acara yang diselenggarakan SIWO PWI Kabupaten Malang di GOR Unggul Karanglo, Singosari, ini diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT RI ke 70 dan HUT ke-1255 Kabupaten Malang .

"Olahraga sekarang tidak terlalu ngetren di masyarakat kita, yang ngetren di masyarakat kita belanja dan berwisata, maka saya mengapresiasi turnamen badminton yang diadakan teman-teman SIWO PWI ini," kata Rendra dalam sambutannya.

Rendra menekankan yang terpenting dalam turnamen ini bukan menang dan kalah, tapi yang terpenting adalah menjaga kekeluargaan dan kebersamaan.

"Yang terpenting jaga sportivitas dalam bertanding, dan semangat Olahraga itu perlu digalakkan," imbuhnya.

Sebelum dimulai, Rendra Kresna sempat melakukan pertandingan eksebisi dengan jurnalis, sebagai pertanda pembuka acara ini. (*)

MEIGA TURUN DI PIALA PRESIDEN

MALANG – Arema Cronus melanjutkan sesi latihan meskipun baru menggelar pertandingan lawan Gresik United. Kamis (27/8) pagi kemarin, Singo Edan melahap materi latihan fitness di UB fitness center belakang @MX Mall. Seluruh skuad asuhan pelatih Joko “Gethuk” Susilo hadir, tak terkecuali kiper utama Kurnia Meiga Hermansyah.

Pemain mendapat materi latihan fitness dan fokus di strength atau kekuatan. Kita sudah susun dan menjalankan program sesuai jadwal. Setelah pertandingan, mereka langsung diberi materi latihan fitness. Singkat, tidak lama, tapi tetap efektif untuk jaga kondisi pemain,” kata Gethuk kepada Malang Post, kemarin.


I Made Wardana dkk cukup antusias melahap materi latihan fitness. Sebab, para penggawa Arema akan segera menghadapi Piala Presiden pada 1 September 2015. Tim-tim tamu pun segera tiba di Malang, tiga hari lagi. Kabarnya, 30 Agustus, Persela-Sriwijaya FC-PSGC Ciamis bakal masuk Malang untuk persiapan hadapi Piala Presiden.

Minggu, 23 Agustus 2015

PENGHARGAAN TERTINGGI UNTUK SUHARNO

PENGHARGAAN TERTINGGI UNTUK SUHARNO

MALANG – Duka Arema Cronus atas wafatnya pelatih kepala Suharno masih membekas buat manajemen dan skuad. Demi menghormati semangat Once dalam sepakbola, Rabu 26 Agustus nanti, Singo Edan bakal menggelar laga eksibisi, Tribute Game To Suharno, di Stadion Kanjuruhan.

Direktur Arema, Ruddy Widodo mengungkapkan, laga eksibisi ini menjadi penghormatan terakhir untuk pelatih yang pernah menyelamatkan Arema dari jurang degradasi itu. “Ini adalah penghormatan kita untuk Suharno. Tribute game ini jadi monumen penghargaan tertinggi buat Suharno sebagai pahlawan Arema dan pahlawan sepakbola,” kata Ruddy kepada Malang Post, kemarin.


Tribute game to Suharno diharapkan jadi kesempatan buat Aremania untuk memberi penghormatan terakhir buat Once. Sebab, rupanya masih cukup banyak Aremania yang belum bisa memberi penghormatan terakhir buat Suharno yang dimakamkan di Desa Jabung, Kecamatan Talun, Blitar, 19 Agustus lalu.

Kamis, 20 Agustus 2015

COACH SUHARNO TUTUP USIA

COACH SUHARNO TUTUP USIA

MALANG - Bhumi Arema berduka, Head Coach Arema Cronus, Suharno tutup usia, semalam. Pelatih gaek asal Klaten ini, meninggal dunia di Puskesmas Pakisaji karena serangan jantung. Tim Arema dan Aremania menangis, tak menyangka, Suharno yang sore hari, kemarin melatih tim, pulang menghadap Tuhan, begitu cepat.


Sebelum menghembuskan nafas terakhir, pelatih yang sudah semusim bersama Arema Cronus ini sempat memberikan materi latihan pada Benny Wahyudi dkk di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Ia sempat bercanda dengan pemain dan official pelatih lainnya. Tidak ada firasat apapun yang ditunjukkan dari Coach 'Once' Suharno.



Latihan tadi seperti biasa saja. Tidak ada firasat atau tanda apa-apa. Semuanya berjalan seperti biasanya dan almarhum terlihat terus tertawa," ungkap asisten pelatih kiper Alan Haviluddin.

Rabu, 19 Agustus 2015

KE BANDUNG TERANCAM BATAL

KE BANDUNG TERANCAM BATAL

MALANG – Rencana pertandingan Piala Proklamasi masih mengambang. Sampai malam hari kemarin, Arema Cronus masih belum mendapat kabar terbaru terkait rencana pertandingan ulangan lawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, 22 Agustus mendatang.

Direktur Arema, Ruddy Widodo menyebut bahwa belum ada kejelasan info dari panitia pelaksana pertandingan.“Sampai malam ini (semalam), belum ada info terbaru. Lha mau berangkat seperti apa kalau belum jelas,” kata Ruddy kepada Malang Post, dikonfirmasi semalam.

Menurut pria berkacamata ini, Arema mengaku siap untuk berangkat, asalkan persyaratan yang sudah diajukan sejak awal, dipenuhi oleh panitia. Arema sudah tak mempedulikan gengsi apalagi piala serta medali. Saat ini, keinginan manajemen adalah match fee untuk menghidupi para penggawa tim berlogo singa.

SULIT KUMPULKAN PEMAIN

SULIT KUMPULKAN PEMAIN

MALANG – Arema Cronus kesulitan untuk mengumpulkan semua pemainnya jelang pertandingan Piala Proklamasi lawan Persib Bandung, 22 Agustus mendatang. Singo Edan terpincang-pincang dalam sesi latihan di Abd Saleh, sore kemarin karena skuad yang tak lengkap.

Dalam sesi latihan tersebut, ada beberapa pemain yang absen meski telah izin kepada tim pelatih dan manajemen. Yakni, Cristian Gonzales, Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Ahmad Kurniawan, Kurnia Meiga, Kadek Wardana, Fabiano Beltrame, I Gede Sukadana hingga Purwaka Yudhi.

Pelatih Arema, Suharno mengakui absennya para pilar Arema, jadi masalah dalam persiapan lawan Persib.

Senin, 17 Agustus 2015

INI KELEMAHAN AREMA JELANG PIALA PRESIDEN

INI KELEMAHAN AREMA JELANG PIALA PRESIDEN

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pekerjaan rumah tim Arema Cronus menghadapi turnamen Piala Presiden nampaknya semakin berat. Bukan hanya perlu segera mengembalikan kebugaran para pemain, tim pelatih juga dihadapkan kenyataan kondisi pemain lapis kedua yang mulai kehilangan feeling ball.


Kenyataan sulit itu didapat tim pelatih dari hasil evaluasi usai tanding uji coba melawan tim Pra PON Papua Barat, Sabtu (15/8/2015). Di uji coba yang tidak diikuti tim inti itu Arema hanya menang tipis 3-2.

Asisten Pelatih Arema, Joko Susilo menyebut dengan formasi tim yang bukan formasi ideal, permainan timnya susah berkembang.

Jumat, 14 Agustus 2015

LUPAKAN PERSIB, SONGSONG PIALA PRESIDEN

LUPAKAN PERSIB, SONGSONG PIALA PRESIDEN


MALANG - Arema Cronus, tidak boleh terus bereforia dengan kemenangan 1-0 atas Persib Bandung di HUT ke-28 Arema Selasa lalu. Sebab ada pertandingan penting lain yang akan dihadapi dalam waktu dekat, yaitu Piala Proklamasi dan Piala Presiden.

Sekalipun bukan pertandingan resmi seperti Indonesia Super League (ISL), namun Piala Proklamasi dan Piala Presiden tersebut, setidaknya bisa membangkitkan kembali sepakbola di Indonesia yang sempat vakum. Karenanya, sebagai klub besar Singo Edan dituntut bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik.

Pelatih Arema Cronus, Joko 'Gethuk' Susilo, Piala Proklamasi ini diselenggarakan oleh PSSI. "Piala Proklamasi nanti hanya mempertemukan Arema Cronus dengan Persib Bandung. Namun kepastian pertandingan tersebut, kami masih menunggu kabar dari pihak penyelenggara. Yang pasti Singo Edan sudah siap dengan pertandingan itu," ungkap Joko 'Gethuk' Susilo.

Rabu, 12 Agustus 2015

SALAM SATU JIWA !! KADO TERINDAH DI HARI ULANG TAHUN AREMA

SALAM SATU JIWA !! KADO TERINDAH DI HARI ULANG TAHUN AREMA



KEPANJEN - Pasukan Ongis Nade memberikan kado spesial di hari ulang tahun Arema Cronus yang ke-28. Kado ini sudah pasti kemenangan saat menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Selasa (11/8/2015) malam.Puncak perayaan ulang tahun di masa krisis sepakbola ini ditutup dengan aksi lapangan Cristian Gonzales dan kawan-kawan yang menang dengan skor 1- 0 dari Maung Bandung.


Secara keseluruhan laga Arema vs Persib berlangsung menarik. Ini terbukti dari gol cepat yang bisa dibuat Samsul Arif di menit 2. Beragam peluang gol yang menarik juga tersaji meski Arema harus bermain hati-hati dan Persib mampu menguasai lapangan tengah.

Babak kedua pertandingan berlangsung dalam tempo yang lebih lambat. Serangan berbuah peluang justru bermunculan di menit-menit akhir pertandingan.Zulham Zamrun yang baru diturunkan di menit 63 nyaris menjebol gawang Kadek di menit 85. Pemain asal Persipura itu kembali mencatatkan peluang menjelang menit terakhir.

Selasa, 11 Agustus 2015

DEKLARASI, EKSIBISI, KONVOI, LELANG JERSEY RAMAIKAN PESTA AREMA

DEKLARASI, EKSIBISI, KONVOI, LELANG JERSEY RAMAIKAN PESTA AREMA


MALANG - Pesta ulang tahun ke-28 Arema Cronus bakal digelar secara sederhana dan dipusatkan di Stadion Kanjuruhan, Selasa (11/8) besok. Acara rencananya baru akan dimulai pukul 18.30, dengan tiga acara pokok yang telah disusun manajemen.

Acara di Kanjuruhan dibuka dengan deklarasi sepak bola yang melibatkan semua elemen yang terlibat dalam sepak bola di Malang. Acara ini disambung dengan pemotongan tumpeng sebagai penanda ulang tahun Singo Edan. Acara berikutnya dan menjadi acara pokok adalah pertandingan ekshibisi kontra Persib Bandung.

Pada paruh pertandingan akan digelar lelang 10 jersey Arema Cronus. Jersey yang dilelang adalah milik pemain yang dikenakan dalam beberapa momen pertandingan bersejarah. Cukup? Belum. Acara lain yang sifatnya wajib tentu saja adalah konvoi Aremania.

SAMSUL-GONZALES TETAP JADI ANDALAN

SAMSUL-GONZALES TETAP JADI ANDALAN


MALANG KOTA – Duet penyerang Arema, Samsul Arif dan Christian Gonzales besar kemungkinan tetap menjadi kartu As Singo Edan, julukan Arema saat laga melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, besok malam (11/8). Selama ini, ketajaman dua penyerang tersebut memang tak perlu diragukan lagi.



Paling akhir, ketajaman keduanya mereka tunjukan di ajang Sunrise of Java Cup (SoJC) di Banyuwangi beberapa waktu lalu. Saat itu Gonzales membukukan total tiga gol. Pria yang akrab dengan sapaan El Loco tersebut menjadi top skor bersama pemain lain, seperti Sutan Samma dan Lerby Leandry.

Tak berbeda jauh dengan Gonzales, Samsul juga menyumbangkan satu golnya di ajang tersebut. Dia juga menyumbang satu assist sebagai pelengkap produktifitasnya. Untuk diketahui, pilihan pemain di lini depan memang hanya menyisakan keduanya. Itu karena Ahmad Nufiandani harus absen panjang pascacedera yang dia derita. Sementara pemain lain seperti Sunarto dan Arif ‘Keceng’ Suyono lebih sering diplot sebagai penyerang sayap.

Di sisi lain, jelang laga melawan Persib, Arema memiliki tambahan dua amunisi anyar. Penambahan amunisi ini untuk mengisi lini depan Arema yang hanya menyisakan Samsul dan Gonzales.

Minggu, 09 Agustus 2015

IZIN AREMA-PERSIB BERES

IZIN AREMA-PERSIB BERES


MALANG – Panpel laga Arema Cronus kontra Persib Bandung memastikan bahwa izin pengamanan dari Polda dan Polres Malang sudah turun. Karena sifat pertandingan yang hanya eksibisi, pihak keamanan tak mempersulit izin pengamanan Singo Edan kontra Maung Bandung.Ketua Panpel Arema, Abdul Haris yang dikonfirmasi kemarin (8/8), membenarkan hal tersebut. 

Izin dari pihak kepolisian dari Polda dan Polres Malang sudah beres. Arema-Persib bisa berlaga di tanggal 11 Agustus 2015,” kata Haris kepada Malang Post. Kamis, 6 Agustus lalu, Haris berangkat ke Polda Jatim, Surabaya, demi memastikan turunnya rekom pertandingan. Pria berkacamata ini juga berkomunikasi dengan Polres Malang dan memastikan bahwa tak akan ada masalah dalam perizinan laga.

Rabu, 05 Agustus 2015

UTAMAKAN LAWAN MAUNG

UTAMAKAN LAWAN MAUNG

MALANG – Arema Cronus belum pasti bertanding dua kali lawan Persib Bandung pada pertengahan bulan Agustus nanti. Pasalnya, sudah ada jadwal pertandingan eksibisi Singo Edan kontra Maung Bandung 11 Agustus. 
Namun, pihak manajemen tampaknya bersikap pasif terhadap laga Piala Proklamasi yang juga akan digelar di bulan Agustus ini.Direktur Arema, Ruddy Widodo mengatakan, Arema sudah berkomunikasi dengan Persib terkait Piala Proklamasi. 

Persib sepertinya tidak akan bisa ikut di Piala Proklamasi karena harus pergi ke Semarang untuk ujicoba lawan PSIS. Jadwal mereka sudah fix dan direncanakan jauh-jauh hari, termasuk saat setuju lawan Arema 11 Agustus,” papar Ruddy kepada Malang Post kemarin.

Jumat, 31 Juli 2015

LAGA PERDANA AREMA

LAGA PERDANA

BANYUWANGI – Laga perdana di turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) berhasil dituntaskan dengan baik oleh Arema Cronus. Menghadapi tim Bali United Pusam (BUP), Singo Edan berhasil unggul dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan itu untuk sementara mengukuhkan posisi Arema di puncak klasemen turnamen SoJC. Posisi Arema ini dibayang-bayangi Garuda All Star yang di pertandingan sebelumnya berhasil menang atas tim Persewangi dengan skor 0-1.
Kemenangan di laga perdana pun membuat kans Arema untuk juara terbuka lebar. Syaratnya harus tetap menampilkn konsistensi permainan. Seperti pertandingan kemarin sore. Tempo pertandingan di babak pertama kemarin tak berjalan terlalu tinggi. Baik Arema Cronus maupun BUP lebih berhati-hati melancarkan serangannya. Alhasil, hanya beberapa peluang saja yang mampu diciptakan.

Kamis, 30 Juli 2015

HARUS KERJA KERAS

HARUS KERJA KERAS

Gambar Dikutip Dari : http://www.malang-post.com/arema-sport/105451-harus-kerja-keras.html



BANYUWANGI – Arema Cronus bakal bertemu Bali United untuk kali ketiga di Sunrise of Java Cup 2015. Rencananya, sore ini (30/7), kick off 15.15 WIB, Singo Edan harus meladeni Serdadu Tridatu di Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Pelatih Arema, Suharno menyebut bahwa Arema tidak dalam kondisi terbaiknya untuk Sunrise of Java Cup 2015.Saat ini, persiapan kita minim, kondisi pemain minim, materi pemain minim dan dana pun minim. Itu kenyataan dan kondisi kita di lapangan,” kata Suharno kepada Malang Post dikonfirmasi kemarin usai uji lapangan.


Kenyataannya, Arema memang kalah persiapan ketimbang Bali United. Skuad asuhan Indra Sjafri jauh lebih siap secara teknis. Bayu Gatra dkk lebih sering latihan dan menjaga kondisi. Sedangkan, Arema hanya persiapan beberapa hari saja sebelum terjun di Sunrise of Java Cup 2015. Secara materi, Arema pun tak maksimal karena kehilangan beberapa pilar kunci.