Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Agustus 2015

MASIH LEMAH, MINGGU DEPAN PENYIDIK LAKUKAN REKONSTRUKSI

MASIH LEMAH, MINGGU DEPAN PENYIDIK LAKUKAN REKONSTRUKSI

MALANG – Penyidik Reskrim Polres Malang, segera melakukan rekontruksi pembunuhan sadis yang dilakukan Abdullah Lutfianto, terhadap anak dan istrinya. Rencananya rekontruksi ini akan dilakukan minggu depan. Penyidik masih menunggu kondisi pria berusia 54 tahun tersebut, benar-benar pulih.

Kalau tidak ada halangan, minggu depan kami akan melakukan rekontruksi pembunuhan yang dilakukan oleh Abdullah. Saat ini, kami masih menunggu perkembangan kondisinya. Meskipun sudah pulih, tetapi kondisi fisiknya masih lemah,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta kejadian yang sebenarnya. Termasuk menyamakan hasil olah TKP yang dilakukan sebelumnya.
Setelah rekontruksi nantinya selesai, kami akan segera mengebut berkas pembunuhannya, untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen. Rekontruksi juga untuk mengetahui jalannya kronologis pembunuhan sebenarnya,” ujar Wahyu.

Sepulang dari perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, kondisi Abdullah memang belum seratus persen pulih. Stamina fisiknya masih lemah. Abdullah masih terus terbaring, dan belum bisa berdiri tegak. Untuk berjalan ke kamar mandi pun, Abdullah harus dipapah oleh petugas.

Sabtu, 15 Agustus 2015

MAHASISWI PEMBERI PERAWAN KE KEKASIHNYA JALANI TES PSIKOLOGIS OLEH TIM UB

MAHASISWI PEMBERI PERAWAN KE KEKASIHNYA 
JALANI TES PSIKOLOGIS OLEH TIM UB



SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Tim psikologi Universitas Brawijaya ikut mendalami kasus penculikan, penganiayaan sekaligus perkosaan yang melibatkan dua mahasiswanya.


Tim ini akan mendalami penyimpangan perilaku seksual, dan gangguan psikologi mereka.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Malang, AKP Adam Purbantoro pada wartawan, Kamis (13/8/2015).


Kami ingin memastikan apakah tersangka ada kelainan atau tidak,” tutur Adam.

Adam memaparkan, UB diminta menjadi tim psikolog karena berkepentingan dalam kasus ini. Kampus tersebut, katanya, juga ingin mencari tahu latar belakang mahasiswa mereka terlibat dalam tindakan kriminal tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala UPT Informasi dan kehumasan UB, Anang Sudjoko DCOMM menambahkan, tim psikologi yang menelusuri perilaku kedua berasal dari Tim Psikologi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB.

Kamis, 06 Agustus 2015

SETELAH MEMBACOK, TERSANGKA SAYAT WAJAH ISTRINYA

SETELAH MEMBACOK, TERSANGKA SAYAT WAJAH ISTRINYA

KEPANJEN – Secercah harapan muncul dalam upaya mengungkap motif pembunuhan keji yang dilakukan Abdullah, 54, terhadap istri, Wiwik Halimah, 48 dan anak keduanya, Putri Sari Devi, 16, warga Dusun Pateguhan Desa Argosari Kecamatan Jabung. Ini setelah kondisi Abdullah yang sempat sekarat, sudah berangsur membaik.
Seperti diketahui, pada Selasa dini hari (4/8), Abdullah tega membunuh istri dan anaknya. Pembunuhan dilakukan dengan cara yang keji. Setelah dibacok, jasad Wiwik dan Putri dibakar. Diduga, demi menghilangkan jejak, Abdullah mencoba bunuh diri dengan meminum Theobron (obat asma), bensin, dan cairan pembersih lantai.
Akibatnya, Abdullah sekarat dan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA). Bahkan, sempat ada prediksi, harapan hidup Abdullah hanya 20 persen. Bila Abdullah sampai meninggal dunia, kasus pembunuhan bisa ditutup. Polisi pun akan kesulitan mengungkap motif sebenarnya dari kasus tersebut karena tidak ada saksi yang mengetahui secara persis pembunuhan tersebut.

Rabu, 05 Agustus 2015

IMAM MASJID TEGA HABISI NYAWA ANAK DAN ISTRINYA

IMAM MASJID TEGA HABISI NYAWA ANAK DAN ISTRINYA



Kabupaten Malang, SeputarMalang.Com – Entah apa yang ada di pikiran Abdullah Lutfianto (54). Pria yang biasa menjadi imam masjid di Dusun Argosari, RT 02 RW 01, Desa Argosari, Kecamatan Jabung ini dengan tega membunuh istrinya Wiwik Halimah (45) dan anaknya Putri Sari Dewi (16) di rumahnya sendiri, kemarin (4/8).
Abdullah menghabisi keluarganya dengan cara membacok istri dan anaknya sekitar pukul 02.45 WIB. Tidak hanya itu, ia juga tega membakar istrinya tersebut. Usai membunuh istri dan anaknya, Abdulla menuju ke belakang dan berusaha bunuh diri dengan meminum 10 tablet obat Asma merk Theobron menggunakan bensin. Dzikri, tetangga Abdullah menyebutkan bahwa warga awalnya mengira peristiwa itu adalah kebakaran. Sebab muncul asap dari dalam rumah bapak dua anak tersebut. Kepada wartawan ia menjelaskan bahwa warga nekat mendobrak pintu rumah dan memecah kaca jendela sebab api semakin membesar.

POLRES MALANG TANGKAP JARINGAN CURANMOR DI PAGAK

POLRES MALANG TANGKAP JARINGAN CURANMOR DI PAGAK


Kabupaten Malang, SeputarMalang.Com – Awal pekan lalu Tim Buser Polres Malang berhasil menangkap lima jaringan pelaku curanmor. Susunan jaringan ini berfungsi sebagai tiga orang selaku eksekutor, satu orang penunjuk arah, dan satu orang lagi penadah. Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat mengatakan, “Kelima tersangka ini satu jaringan. Mereka terlibat kasus pencurian sepeda motor Honda Revo N 5436 CX milik Sukiman, warga Dusun Krajan, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak ”.
Kelima tersangka perampasan motor ini ditangkap di tempat yang berbeda. Mereka adalah Edi Hartono (42) warga Dusun/Desa Ngrampal, Pagak, Siswoko (43), warga Dusun Dadapan, Desa Tlogorejo, Pagak, Bedri (33) warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Pagak, Dheny Satuli, warga Dusun Dempok, Desa Gampingan, Pagak, dan Samsul (31), warga Dusun Cungkal, Desa Sumber Petung, Kecamatan Kalipare. Untuk Edi, Siswoko, dan Bedri, ketiganya merupakan eksekutor. Sedangkan Dheny yang merupakan tetangga korban bertindak sebagai penunjuk arah dan Samsul menjadi penadahnya.